Magister Teknik Sipil Universitas Janabadra Gelar Guest Lecture dan LMS Training 2026: Perkuat Kompetensi Mahasiswa Menghadapi Tantangan Infrastruktur Berkelanjutan
Yogyakarta, 3 Oktober 2026 — Program Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Janabadra (UJB) menyelenggarakan Guest Lecture & Learning Management System (LMS) Training 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas akademik dan wawasan mahasiswa dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks dan dinamis.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di Ruang Multipurpose Universitas Janabadra, Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Dr. Ir. Eko Prihartanto, S.T., M.T. dan Dr. Ir. Nindyo Cahyo Kresnanto, S.T., M.T.
Mengintegrasikan Pembelajaran, Teknologi, dan Ketahanan Infrastruktur
Dalam sesi guest lecture, pembahasan diarahkan pada isu ketahanan infrastruktur (infrastructure resilience) serta pentingnya pendekatan berbasis data dalam menghadapi risiko lingkungan dan perubahan kondisi iklim.
Salah satu materi yang ditampilkan membahas analisis hujan ekstrem dan kerentanan, dengan pendekatan yang mempertimbangkan parameter presipitasi, elevasi banjir, frekuensi kejadian ekstrem, serta vulnerability index. Pendekatan tersebut memberikan gambaran bagaimana data dan analisis kuantitatif dapat digunakan untuk memahami tingkat kerentanan infrastruktur terhadap ancaman hidrometeorologi.
Pembahasan kemudian dikembangkan melalui konsep strategi mitigasi dan adaptasi berkelanjutan, antara lain melalui retensi limpasan, peningkatan kapasitas sistem drainase dan pompa, sistem peringatan dini, serta pengembangan infrastruktur hijau. Pendekatan ini menempatkan ketahanan infrastruktur bukan sekadar sebagai upaya merespons bencana, tetapi sebagai bagian dari perencanaan pembangunan yang adaptif dan berkelanjutan.
Salah satu materi juga memperkenalkan konsep “The Resilient Blueprint Macro-Architecture” yang mengintegrasikan Model Kondisi, Model Risiko, dan Model ISM sebagai kerangka pengambilan keputusan berbasis bukti. Kerangka tersebut diarahkan untuk menghasilkan prioritas intervensi, mendukung keputusan alokasi anggaran berbasis bukti empiris, serta meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap ketidakpastian di masa depan.
Mendorong Pembelajaran Digital melalui LMS
Selain aspek substansi keilmuan, kegiatan juga memberikan perhatian pada penguatan Learning Management System (LMS) sebagai bagian dari transformasi pembelajaran di lingkungan Program Magister Teknik Sipil.
Pemanfaatan LMS diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih terstruktur, terdokumentasi, interaktif, dan mudah diakses oleh mahasiswa. Integrasi antara pembelajaran tatap muka, materi digital, diskusi, penugasan, serta sumber pembelajaran daring menjadi bagian penting dalam pengembangan pengalaman belajar mahasiswa magister.
Pelaksanaan kegiatan juga memanfaatkan Zoom Meeting, sehingga memungkinkan keterlibatan peserta secara daring sekaligus memperluas akses terhadap proses pembelajaran dan diskusi.
Memperkuat Kompetensi Mahasiswa Magister Teknik Sipil
Ketua Pengelola Program Magister Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Janabadra, Dr. Ir. Nindyo Cahyo Kresnanto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan guest lecture dan LMS training merupakan bagian dari komitmen program studi untuk terus mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan profesi dan perkembangan ilmu pengetahuan.
> “Mahasiswa Magister Teknik Sipil tidak hanya perlu memahami teori, tetapi juga perlu mampu membaca data, menganalisis risiko, merumuskan strategi, dan mengambil keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik maupun profesional.”
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai hubungan antara data, risiko, infrastruktur, teknologi pembelajaran, serta pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan Guest Lecture & LMS Training 2026 sekaligus menjadi ruang interaksi akademik antara dosen, mahasiswa, dan narasumber untuk membangun budaya pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan pembangunan masa depan.
Dengan kegiatan semacam ini, Program Magister Teknik Sipil Universitas Janabadra terus mendorong terbentuknya lulusan yang memiliki kemampuan analitis, berpikir sistemik, berbasis data, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.





Komentar