top of page

Magister Teknik Sipil Universitas Janabadra Gelar Kuliah Umum “Mitigasi Bencana: Belajar dari Kasus Bencana Banjir di Nepal”

15 jam yang lalu
2 menit membaca

Yogyakarta, 11 September 2026 — Program Studi Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Janabadra, Yogyakarta, menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Mitigasi Bencana: Belajar dari Kasus Bencana Banjir di Nepal” pada Jumat, 11 September 2026. Kegiatan berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB di Ruang Multipurpose Fakultas Teknik Universitas Janabadra dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Universitas Janabadra.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran dan diskusi ilmiah untuk memperluas wawasan mengenai mitigasi dan pengendalian risiko bencana banjir, khususnya dengan mengambil pembelajaran dari pengalaman penanganan bencana di Nepal. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pengembangan strategi mitigasi dan peningkatan ketangguhan infrastruktur di Indonesia.

Kuliah umum menghadirkan tiga pembicara dengan latar belakang dan kepakaran yang saling melengkapi. Hanugrah Purwadi membawakan materi mengenai Sabo Dam: Strategi Pengendalian Banjir dan Sedimen di Daerah Pegunungan. Selanjutnya, Mahmud Kori E. membahas Bangunan Tahan Bencana: Desain dan Konstruksi untuk Ketangguhan Infrastruktur. Sementara itu, Nizar Achmad menyampaikan materi Debris Flow: Tantangan dan Strategi Mitigasi di Wilayah Rawan Bencana.

Ketiga topik tersebut memberikan perspektif yang komprehensif, mulai dari pengendalian material sedimen di kawasan pegunungan, pengembangan infrastruktur yang lebih tangguh terhadap ancaman bencana, hingga pemahaman terhadap fenomena debris flow yang memiliki potensi menimbulkan dampak besar terhadap masyarakat dan infrastruktur di wilayah rawan bencana.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya belajar dari pengalaman internasional untuk memperkuat kapasitas mitigasi bencana di Indonesia. Kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak wilayah pegunungan dan kawasan dengan risiko banjir, longsor, serta aliran material menjadikan pertukaran pengetahuan mengenai pendekatan mitigasi dari negara lain semakin relevan.

Selain diikuti oleh mahasiswa dan dosen, kuliah umum ini terbuka bagi praktisi dan masyarakat umum, sehingga diharapkan dapat menjadi forum pertukaran pengetahuan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Janabadra berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan pengetahuan dan praktik ketekniksipilan yang berorientasi pada ketangguhan infrastruktur, keselamatan masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan.

“Memahami bencana adalah langkah awal untuk membangun ketangguhan. Belajar dari pengalaman Nepal untuk masa depan yang lebih aman.”

Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun budaya sadar bencana dan menghasilkan pemikiran serta solusi berbasis keilmuan untuk menghadapi tantangan kebencanaan di masa mendatang.

Program Studi Magister Teknik Sipil

Fakultas Teknik – Universitas Janabadra

Yogyakarta



 
 
 

Komentar


bottom of page